Sinergi dan Inovasi di Rakernas APTKMMI 2024: Menyusun Program Kerja Strategis untuk Masa Depan Kesehatan Masyarakat Muhammadiyah

Sabtu, 09 November 2024 di Samarinda – Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Muhammadiyah Indonesia (APTKMMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan kesehatan masyarakat dengan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 9 November 2024, di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (FKM UMKT), Samarinda. Rakernas ini diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan kehadiran fisik dan partisipasi daring, dengan total 30 peserta yang terdiri dari perwakilan 13 FKM Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di seluruh Indonesia.

Sambutan Pembuka yang Menginspirasi

Pembukaan Rakernas dilakukan dengan penuh antusias oleh Dekan FKM UMKT, Dr. Phil. Ghozali, M.H., M.Kes., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat. Sambutan tersebut dilanjutkan oleh Dr. Sayono, SKM, M.Kes (Epid), Ketua APTKMMI, yang membuka acara secara resmi melalui platform Zoom. Dr. Sayono menggarisbawahi bahwa Rakernas ini menjadi langkah krusial dalam memperkokoh kerja sama dan mengimplementasikan berbagai program strategis untuk tahun mendatang.

Laporan Program Kerja dan Evaluasi 2023-2024

Dr. Farrah Fahdhienie, SKM, MPH, memimpin jalannya diskusi dan mempresentasikan laporan pelaksanaan program kerja tahun 2023-2024. Evaluasi yang disampaikan meliputi berbagai pencapaian di bidang pendidikan, inovasi mahasiswa, serta penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu kegiatan unggulan yang dilaporkan adalah Pekan Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat PTM (PIMKESMAS), yang mencatat pendaftaran sebanyak 111 peserta dengan 24 pemenang, mencakup kategori poster edukasi, video edukasi, Tiktok edukasi, karya tulis ilmiah, dan Pilmapres.

Diskusi Program Kerja dan Isu Strategis

Rakernas APTKMMI tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga wadah untuk menyusun program kerja tahun 2024-2025. Pembahasan difokuskan pada lima bidang utama: pendidikan dan pelatihan, penelitian dan PKM, organisasi dan profesi, kerjasama dan humas, serta inovasi dan prestasi mahasiswa. Setiap bidang dipimpin oleh perwakilan FKM PTM yang berkompeten, seperti Dr. Ratih Sari Warni dari Unimus untuk pendidikan dan pelatihan, serta Rosidiyah, Ph.D., dari UAD untuk penelitian dan PKM.

Beberapa isu strategis yang diangkat dalam diskusi mencakup upaya meningkatkan partisipasi anggota APTKMMI di tingkat nasional dan internasional melalui kegiatan seperti kompetisi mahasiswa, riset kolaboratif, dan workshop bersama. Isu profesi tenaga kesehatan masyarakat juga menjadi sorotan, mengingat tantangan yang dihadapi di tengah dinamika kebijakan kesehatan di Indonesia.

Keputusan Utama dan Rencana Tindak Lanjut

Sejumlah keputusan penting disepakati dalam Rakernas ini, termasuk rencana untuk mengadakan workshop akreditasi borang 2025 dan pelatihan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Selain itu, program tambahan untuk jenjang magister juga akan dikembangkan guna memperkuat kualitas pendidikan di FKM PTM.

APTKMMI juga menetapkan strategi peningkatan kolaborasi melalui seminar nasional dan internasional, di mana PTM lain diundang untuk menjadi co-host. Dr. Farrah menegaskan, “Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang lebih luas di lingkungan Muhammadiyah.”

Paparan Program Kerja dan Jadwal Koordinasi

Agenda Rakernas menetapkan bahwa paparan program kerja untuk tahun 2024-2025 akan dilaksanakan pada 30 November 2024 melalui Zoom, dengan koordinasi rutin triwulanan yang dijadwalkan pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Hal ini bertujuan untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Harapan dan Komitmen Bersama

Rakernas 2024 ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penegasan komitmen semua peserta untuk melanjutkan kolaborasi dan inovasi. Dr. Farrah menekankan bahwa FKM PTM harus lebih proaktif dalam membangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan. “Rakernas ini adalah titik awal untuk menghadapi tantangan di masa depan dan memperkuat peran pendidikan kesehatan masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

Kesimpulan

Rapat Kerja Nasional APTKMMI 2024 menjadi momentum penting dalam merancang langkah strategis dan berkelanjutan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Dengan semangat sinergi dan inovasi, APTKMMI berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dan peran aktif FKM PTM dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.

Add Your Comment